Showing posts with label Moment. Show all posts
Showing posts with label Moment. Show all posts

Monday, January 18, 2016

&

Satu lagi bukti bahwa uts dan uas merupakan salah satu keadaan yang bikin produktif ngeblog. Beberapa kali rehat ngeblog, nggurus ini itu, ngobrol ini itu, pengen ngepost eh ketiduran, ada bahan eh nuanginnya ga nyampe. Tapi kalau masuk masa uts uas gini, pasti jadi deh semua. Contohnya post ini. Mungkin karena kalau ujian pasti ada masa dimana kita mengevaluasi refleksi 14 pertemuan aku ngapain aja, mengevaluasi refleksi 14 pertemuan aku nyatet apa, mengevaluasi refleksi kenapa penyesalan harus dateng belakangan...

Penyesalan kenapa jatah 3 kali absen ga selalu digunain semua. Hahaha.

Atau mungkin uts uas adalah waktu dimana kita ngerasa kita adalah orang yang bertanggung jawab sama diri sendiri. Nggak ada yang bisa digantungkan selain diri sendiri. Nggak ada yang bisa bantu selain diri sendiri.

Nggak maksud disini untuk menghilangkan peran manusia sebagai makhluk sosial, tapi intinya i can't help you, you can help you. Selalu ada komitmen dan semangat untuk explore pada diri sendiri untuk mendapatkan hasil yang diharapkan dari setiap orang.



Atau mungkin uts uas adalah tempat dimana kamu bisa ketemu dan ngobrol lama dengan temen-temenmu. Bisa cerita-cerita tentang topik sekitar besok mau ngapain. Bisa inget-inget tentang coret-coretan curhatan yang distikerin di kursi barisan depanmu pas kuliah. Bisa sadar kalau waktumu nggak banyak lagi bersama mereka.

Untuk teman-teman yang sudah pernah bertukar pikiran, berkolaborasi, akan bertukar pikiran, dan akan berkolaborasi. Kalian awsum.

Berbahagialah. *sambil dengerin one out of two


Sunday, December 20, 2015

Butterflies In My Tummy

Weekend malem gini biasanya dihabisin nonton bola di tv bareng bapak. Dari SD sampe sekarang ga pernah berubah. Dari jaman One Stop Football sampe liatin replay goal dari instagram. Dari jaman jersey masih kombor sampai yang ketat sampai mau kombor lagi. Pernah dari luar kota di cepet-cepetin buat pulang karena ada bola dan ga boleh dilewatin, kekejar. Man's power.

Tapi hari ini acara nobar nggak ada, bola nya ga begitu bagus. Juventus lawan Carpi sama Roma lawan Genoa, bukan barcelona atau liverpool yang jadi kesukaan. Selain itu juga seharian di jalan jogja-magelang-kopeng, jadi emang capek. Akhir-akhir ini emang baru seneng-senengnya pergi bareng sekeluarga sekalipun itu cuma beli donat atau terang bulan, dan hari ini salah satunya.

Keluarga emang lingkungan pertama dan akhir kita, perlu banget dimana merawat keluarga, menengok keluarga, spent time bareng keluarga, karena kalau kamu ada apa-apa yang bakal hadir adalah keluargamu, bukan layar dan keyboard yang nemenin lembur. Katanya. *nohok *kalian baik kok layar dan keyboard *kalian berjasa

The best thing about life is, kamu juga bakal dapet tambahan keluarga suatu saat nanti. The second best thing about life is, kamu boleh memilihnya sendiri. Jadi siapa pilihanmu?

Memilih memang hak mu, tapi hak sepenuhnya tetep ada di Tuhan. Berencana boleh, tapi jangan lupa juga minta yang terbaik. Itu sih hubungan sama yang di atas yah, tapi ya siapa juga yang bisa memastikan besok. Yang perlu dilakukan emang hari ini, di sini, dengan cara saling memberi alasan kenapa kamu harus memilih dia, mungkin?

The third best thing about life is, ketika dua orang sudah saling memberikan alasan kenapa keduanya harus saling memilih setiap harinya, bigger life happens. And butterflies will stay warm in your tummy.

Thursday, January 3, 2013

New Year


Happy new year everybody! Jam berapa sampe rumah kemarin? Kalo saya sih tidur dari jam 8 malem dan ikut ganti tahun baru jam 1, bangun gara-gara karaokean di rumah seberang sudah sampe sayonara sampai berjumpa pulang huehehehe. Sebelum menjunjung resolusi yang baru pada tahun ini lucunya emang mengevaluasi pencapaian tahun 2012, dari beberapa yang saya ingat ada beberapa yang tercapai, belum signifikan.

Resolusi saya ditahun ini hanya satu, berhasil menjadi diri sendiri. Tanpa didogma orang lain. Diri sendiri yang bernafas lega. Diri sendiri yang berdiri sendiri. Diri sendiri yang terkalahkan diri sendirinya yang sejati. Diri sendiri yang tetap menjadi dirinya. Dan tentunya diri sendiri yang membebaskan seorang penyendiri yang bersamping rindu.

Dan resolusi ini tidak berjangka 365, 365 hanyalah jumlah hari yang baru untuk diikuti siklusnya. Manusia memiliki siklus, peradaban memiliki siklus, negara memiliki siklus, semuannya memiliki siklus. Dan manusia baiknya membuat siklusnya sendiri, karena hidup, hidupnya juga.

amsyong

Saya semangat menyambut siklus baru ini. Ditembok ruang keluarga saya sudah terpaku kalender cina yang setiap hari satu sobekan huehehehe. Menyadarkan bahwa yang ditiduri semalam itu hanya pengalaman yang berteladan. Yang ditiduri semalam adalah refleksi sehari untuk diperbaharui. Dan menyadarkan bahwa yang kamu ambil dipagi segar ini adalah lembaran bekas yang dibaliknya terluas ruang untuk rencana harapan untuk menggapai resolusimu. Menyadarkan bahwa yang bertatap pagi ini adalah waktu yang akan berteman menyambut sesederhana senyum untuk perbuatan yang kamu harap semalam kepada Tuhan. Berbahagialah.